- By Rusdi Galileo Kasatpel 270 Jakarta
- 13 Nov 2025
- 1288
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (PKKS) DAN PENILAIAN KINERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH (PKWKS) SMP NEGERI 270 JAKARTA
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (PKKS) DAN PENILAIAN KINERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH (PKWKS) SMP NEGERI 270 JAKARTA
Sinergi, Profesionalisme, dan Semangat Meningkatkan Mutu Pendidikan
Jakarta Utara – Suasana penuh semangat tampak terasa sejak pagi di lingkungan SMP Negeri 270 Jakarta, ketika kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dan Penilaian Kinerja Wakil Kepala Sekolah (PKWKS) digelar dengan tertib dan khidmat.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola sekolah, serta memastikan seluruh komponen manajemen pendidikan berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Pelaksanaan PKKS dan PKWKS tahun ini dihadiri oleh dua asesor berpengalaman, yaitu Ibu Hj. Suginah, M.Si dan Bapak Ujang Kusuma, M.Pd, yang datang melakukan visitasi langsung untuk menilai berbagai aspek manajerial, kepemimpinan, serta kinerja profesional para pimpinan sekolah.
Kehadiran keduanya disambut hangat oleh keluarga besar SMP Negeri 270 Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kasatpel SMPN 270 Jakarta, Bapak Rusdiyanto, yang mendampingi jalannya proses penilaian. Hadir pula jajaran manajemen sekolah yaitu Bapak Ihwan, M.Pd, Bapak Achmad Syapudin, M.Si, dan Ibu Siti Maemanah, S.Pd, yang masing-masing merupakan wakil kepala sekolah dengan bidang tugasnya.
Seluruh tim kompak menampilkan semangat kerja sama dan kesiapan dalam memperlihatkan hasil kerja keras yang telah dilakukan sepanjang tahun pelajaran berjalan.
Awal Kegiatan: Visitasi Asesor dan Penyambutan
Sejak pagi hingga menjelang siang hari, seluruh civitas SMP Negeri 270 Jakarta tampak antusias mempersiapkan kegiatan penilaian. Guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik yang bertugas menyambut tamu terlihat rapi dan penuh semangat.
Kegiatan dimulai dengan penyambutan resmi oleh jajaran pimpinan sekolah di ruang kepala sekolah, diiringi suasana kekeluargaan namun tetap profesional.
Acara dibuka dengan ucapan selamat datang kepada para asesor, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Ibu Hj. Suginah, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kekompakan seluruh tim SMPN 270 Jakarta dalam menyambut kegiatan PKKS dan PKWKS.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk evaluasi, melainkan bagian dari proses pembinaan untuk peningkatan mutu pendidikan.
“PKKS dan PKWKS bukan sekadar menilai hasil kerja kepala sekolah dan wakilnya, tetapi juga menilai bagaimana proses manajemen berjalan di seluruh lini. Tujuannya adalah untuk memastikan layanan pendidikan berjalan optimal dan berdampak positif bagi peserta didik,” ujar Ibu Hj. Suginah, M.Si dalam sambutannya.
Sementara itu, Bapak Ujang Kusuma, M.Pd juga memberikan arahan terkait pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan kepemimpinan di sekolah.
Beliau menekankan bahwa seorang kepala sekolah dan wakilnya adalah satu kesatuan yang harus mampu bekerja bersama, membangun suasana kerja yang kondusif, dan menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah.
“Kinerja kepala sekolah dan wakil kepala sekolah akan tampak dari bagaimana mereka menggerakkan tim. Semangat kolektif dan budaya kerja yang positif adalah kunci keberhasilan sebuah lembaga pendidikan,” ujarnya menegaskan.
Setelah sambutan dan arahan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis visitasi, termasuk tahapan observasi, wawancara, serta pemeriksaan dokumen kinerja.
Presentasi Kepala Sekolah: Menyajikan Cerminan Kinerja dan Kemajuan Sekolah
Agenda berikutnya adalah presentasi profil sekolah yang disampaikan oleh Bapak Ihwan, M.Pd, mewakili Kepala Sekolah SMPN 270 Jakarta.
Dalam paparannya, beliau memaparkan berbagai capaian, inovasi, serta program unggulan yang telah berjalan di sekolah selama satu tahun terakhir.
Bapak Ihwan menjelaskan bahwa SMP Negeri 270 Jakarta berkomitmen menjadi sekolah unggul dalam mutu akademik, karakter, dan lingkungan. Fokus utama sekolah diarahkan pada penguatan infrastruktur, sarana prasarana, dan pengembangan sumber daya manusia.
Beliau menuturkan bahwa sekolah ini telah memiliki fasilitas yang memadai, seperti laboratorium IPA yang lengkap, laboratorium komputer modern, serta perpustakaan digital. Selain itu, kondisi fisik sekolah juga mendukung kenyamanan belajar siswa dengan adanya halaman hijau, taman-taman kecil yang tertata indah, serta lahan parkir yang luas dan tertib.
“Lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata adalah wujud nyata karakter disiplin dan cinta lingkungan. Kami ingin siswa belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari lingkungan yang memberi teladan,” ungkap Bapak Ihwan, M.Pd.
Keunikan Sekolah: Lingkungan Hijau dan Lahan Luas
SMP Negeri 270 Jakarta dikenal sebagai sekolah yang ramah lingkungan dan memiliki keunikan tersendiri dalam tata ruangnya.
Di tengah padatnya kawasan perkotaan, sekolah ini memiliki area hijau yang luas dan asri, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang menenangkan.
Terdapat taman edukatif, kebun kecil, serta area terbuka yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran luar kelas.
Lahan parkir yang luas juga menjadi keunggulan tersendiri. Penataan kendaraan dilakukan secara tertib, menunjukkan budaya disiplin dan kesadaran akan ketertiban bersama. Semua ini menjadi bagian dari karakter positif warga sekolah yang telah terbentuk melalui pembiasaan dan keteladanan.
Tahapan Penilaian: Observasi, Wawancara, dan Verifikasi Dokumen
Setelah sesi presentasi, tim asesor melakukan observasi lapangan untuk meninjau berbagai fasilitas dan aktivitas sekolah.
Mereka mengunjungi ruang kelas, laboratorium IPA dan komputer, ruang UKS, ruang guru, tata usaha, serta area luar seperti taman dan tempat ibadah.
Selain meninjau fasilitas fisik, asesor juga melakukan wawancara dengan guru dan tenaga kependidikan, untuk melihat sejauh mana program-program yang tertulis dalam dokumen benar-benar dilaksanakan dalam keseharian sekolah.
Dalam proses tersebut, Ibu Hj. Suginah, M.Si memberikan apresiasi atas keteraturan administrasi dan kebersihan lingkungan SMPN 270 Jakarta.
Beliau menilai bahwa sekolah ini telah menunjukkan manajemen yang rapi dan suasana kerja yang positif.
“Kami melihat budaya kerja yang sehat dan kekompakan antarwarga sekolah. Ini menjadi modal penting untuk pengembangan mutu pendidikan di masa depan,” ujar beliau.
Sementara Bapak Ujang Kusuma, M.Pd memberikan masukan agar sekolah terus memperkuat inovasi dalam penggunaan teknologi pendidikan serta meningkatkan dokumentasi digital agar lebih mudah diakses dan berkelanjutan.
Pembiasaan Positif dan Kegiatan Pembelajaran
Salah satu aspek yang menjadi keunggulan SMPN 270 Jakarta adalah pembiasaan positif yang berlangsung setiap hari.
Kegiatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
Hari Senin dimulai dengan upacara bendera sebagai bentuk penghormatan kepada simbol negara dan pembelajaran tentang tanggung jawab.
Pada Selasa hingga Kamis, siswa dibiasakan tadarus Al-Qur’an bagi yang beragama Islam, sedangkan siswa non-Muslim mengikuti kegiatan pembinaan karakter dan literasi.
Kegiatan ini bertujuan membangun spiritualitas dan moralitas yang seimbang.
Hari Jumat menjadi hari istimewa dengan program Senam Sehat, Literasi dan Numerasi, serta Sholat Dhuha berjamaah.
Semua kegiatan berlangsung rutin dan menjadi bagian dari budaya sekolah yang kuat.
Selain pembiasaan harian, sekolah juga menyediakan 11 kegiatan ekstrakurikuler unggulan, di antaranya:
Pramuka, Paskibra, PMR, Basket, Rohis, Futsal, Tari Tradisional, Musik, Karate, Silat,
Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, dan sportivitas peserta didik.
“Melalui ekstrakurikuler, siswa belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang tidak bisa dipisahkan dari pembelajaran di kelas,” jelas Ibu Siti Maemanah, S.Pd, salah satu wakil kepala sekolah.
Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan
Seluruh guru dan tenaga kependidikan berperan besar dalam menyukseskan kegiatan PKKS dan PKWKS ini.
Mereka bekerja sama menyiapkan dokumen, laporan kinerja, serta bukti fisik kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan sepanjang tahun.
Bapak Achmad Syapudin, M.Si, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa guru-guru di SMPN 270 Jakarta memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kompetensi diri.
Mereka rutin mengikuti pelatihan dan kegiatan MGMP untuk memperkaya metode pembelajaran.
“Kami selalu menekankan pentingnya menjadi guru pembelajar. Hanya dengan terus belajar, kita bisa memberikan pembelajaran terbaik bagi siswa,” ujarnya.
Apresiasi dan Catatan Evaluatif dari Asesor
Menjelang akhir kegiatan, tim asesor memberikan umpan balik dan apresiasi kepada sekolah.
Dalam evaluasinya, Ibu Hj. Suginah, M.Si menyampaikan rasa kagum terhadap kekompakan tim SMPN 270 Jakarta yang mampu bekerja dengan rapi, tertib, dan bersemangat.
“Kami melihat semangat yang luar biasa dari seluruh warga sekolah. Kepemimpinan yang kolektif dan suasana kerja yang harmonis adalah kunci keberhasilan sekolah ini,” ujar beliau.
Beliau juga memberikan beberapa saran pengembangan, seperti memperkuat inovasi pembelajaran berbasis digital, meningkatkan literasi numerasi, serta memperluas program kolaboratif antar sekolah.
Bapak Ujang Kusuma, M.Pd menambahkan bahwa PKKS dan PKWKS bukanlah sekadar penilaian formal, melainkan sarana pembinaan dan motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.
“Penilaian ini bukan akhir, tetapi awal dari perbaikan berkelanjutan. Kami berharap seluruh hasil evaluasi ini menjadi bahan refleksi untuk langkah-langkah pengembangan berikutnya,” tuturnya.
Refleksi dan Semangat Baru
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, jajaran manajemen SMPN 270 Jakarta menyampaikan rasa syukur karena kegiatan PKKS dan PKWKS dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Kasatpel Pendidikan Kecamatan Kelapa Gading, Bapak Rusdiyanto, menyampaikan terima kasih kepada tim asesor atas bimbingan dan arahannya selama proses visitasi berlangsung.
Beliau juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah beserta jajaran wakil dan seluruh guru atas kerja keras dan kekompakan mereka.
“Kegiatan ini menjadi cermin bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Semoga hasil penilaian ini semakin memotivasi kita untuk terus memperbaiki dan meningkatkan mutu sekolah,” ujarnya singkat.
Kesimpulan: Membangun Sekolah yang Unggul, Berkarakter, dan Ramah Lingkungan
Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dan Penilaian Kinerja Wakil Kepala Sekolah (PKWKS) di SMP Negeri 270 Jakarta berjalan lancar, penuh semangat, dan sarat makna.
Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi administratif, melainkan juga momentum reflektif untuk melihat sejauh mana visi, misi, dan budaya sekolah telah diwujudkan.
Dengan dukungan pimpinan yang visioner, guru yang profesional, serta lingkungan sekolah yang nyaman dan asri, SMPN 270 Jakarta terus menegaskan jati dirinya sebagai sekolah yang berkomitmen pada mutu, karakter, dan keberlanjutan.
“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi tempat menumbuhkan nilai, membangun karakter, dan menciptakan masa depan,” tutup Ibu Hj. Suginah, M.Si dengan penuh harapan.
![]()






















-500x375.jpeg)




