- By Rusdi Galileo Kasatpel 270 Jakarta
- 14 Apr 2026
- 849
LAPORAN KEGIATAN PEMANGKASAN POHON SECARA MANDIRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BAHAYA AKIBAT CUACA EKSTREM SMPN 270 JAKARTA
I. PENDAHULUAN
Lingkungan sekolah
yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan salah satu faktor utama dalam
mendukung keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar. Selain aspek akademik
dan sosial, faktor keselamatan fisik lingkungan juga menjadi perhatian utama
dalam pengelolaan sekolah. Salah satu komponen penting dalam lingkungan fisik
tersebut adalah keberadaan pepohonan yang tumbuh di area sekolah.
SMPN 270 Jakarta
memiliki lingkungan yang asri dengan banyak pohon besar yang memberikan manfaat
ekologis seperti peneduh, penghasil oksigen, serta menciptakan suasana belajar
yang nyaman. Namun demikian, seiring bertambahnya usia pohon dan perubahan
kondisi cuaca yang semakin ekstrem, keberadaan pohon juga dapat menimbulkan
risiko apabila tidak dilakukan perawatan secara berkala.
Dalam kondisi cuaca
ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras, pohon-pohon yang sudah tua,
lapuk, atau memiliki cabang yang terlalu lebat berpotensi mengalami patah atau
tumbang. Hal ini tentu dapat membahayakan keselamatan warga sekolah serta
merusak fasilitas yang ada.
Sebagai bentuk
tanggung jawab dan upaya mitigasi risiko, SMPN 270 Jakarta melaksanakan
kegiatan pemangkasan pohon secara mandiri pada hari Sabtu, 11 April 2016.
Kegiatan ini difokuskan pada pohon-pohon yang berisiko tinggi, terutama yang
berada di area lapangan dan halaman belakang dekat ruang guru serta Tata Usaha.
II. LATAR BELAKANG
Perubahan iklim yang
ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang menjadi
tantangan tersendiri bagi pengelolaan lingkungan sekolah. SMPN 270 Jakarta yang
memiliki banyak pohon besar perlu melakukan langkah antisipatif guna mencegah
potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Hasil pemantauan internal
menunjukkan bahwa beberapa pohon di lingkungan sekolah telah berusia tua dan
memiliki kondisi fisik yang kurang baik, seperti batang yang mulai keropos dan
cabang yang terlalu rimbun. Selain itu, posisi beberapa pohon yang berada di
area strategis meningkatkan tingkat risiko apabila terjadi tumbang.
Oleh karena itu,
kegiatan pemangkasan pohon dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi
risiko tersebut sekaligus menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.
III. DASAR KEGIATAN
- Hasil
observasi kondisi pohon di lingkungan sekolah
- Antisipasi
terhadap cuaca ekstrem
- Tanggung
jawab sekolah dalam menjamin keselamatan warga
- Program
pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah
- Upaya
mitigasi risiko bencana lingkungan
IV. TUJUAN KEGIATAN
- Mengurangi
risiko pohon tumbang
- Mencegah
kerusakan fasilitas sekolah
- Menjaga
lingkungan tetap aman dan tertata
- Meningkatkan
kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem
- Menumbuhkan
kepedulian terhadap lingkungan
V. WAKTU DAN TEMPAT
- Hari/Tanggal : Sabtu, 11 April 2016
- Waktu : Pukul 08.00 WIB – selesai
- Tempat
:
- Lapangan
SMPN 270 Jakarta
- Halaman
belakang dekat ruang guru
- Area
sekitar Tata Usaha
VI. PELAKSANA DAN PETUGAS YANG TERLIBAT
Kegiatan ini
dilaksanakan secara mandiri oleh tim internal SMPN 270 Jakarta yang terdiri
dari unsur pimpinan, tenaga kependidikan, serta tim caraka.
1. Pimpinan dan Pengawas
- Kepala
Sekolah : Ibu Siti Aminah, M.Pd
- Kasatpel : Bapak Rusdiyanto
- Wakil
Kepala Sekolah :
- Bapak
Ihwan
- Bapak
Achmad Syaripudin
- Bendahara : Ibu Eny Hariati Sitinjak
Seluruh pimpinan turut
memantau dan memastikan kegiatan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai tujuan.
2. Tim Pelaksana (Caraka dan Tendik)
- Bapak
Supriyanto
- Bapak
Mahmud
- Bapak
Sarim
- Bapak
Djoko Riyanto
- Bapak
Muhammad Yasin
Tim ini berperan
langsung dalam pelaksanaan teknis pemangkasan pohon, mulai dari persiapan
hingga pembersihan area.
VII. URAIAN KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara
terstruktur dengan tahapan sebagai berikut:
- Identifikasi
Pohon Berisiko
Dilakukan pengecekan terhadap pohon yang tua, rapuh, dan berpotensi tumbang. - Persiapan
Alat
Menyiapkan alat seperti gergaji, parang, tangga, dan perlengkapan pendukung lainnya. - Pelaksanaan
Pemangkasan
Pemotongan cabang dilakukan secara selektif untuk mengurangi beban pohon. - Monitoring
Langsung
Kasatpel dan pimpinan sekolah memantau langsung kegiatan di lapangan. - Pembersihan
Area
Ranting dan daun yang telah dipotong dikumpulkan untuk dibersihkan.
VIII. HASIL KEGIATAN
- Lingkungan
sekolah menjadi lebih aman
- Risiko
pohon tumbang berkurang signifikan
- Area
lapangan dan sekitar ruang kerja menjadi lebih tertata
- Pencahayaan
dan sirkulasi udara menjadi lebih baik
IX. KENDALA
- Penumpukan
limbah kayu hasil pemangkasan
- Keterbatasan
alat angkut
- Perlunya
koordinasi dengan PPSU Kelurahan/Kecamatan Kelapa Gading
X. TINDAK LANJUT
- Koordinasi
dengan PPSU untuk pengangkutan limbah
- Pemangkasan
rutin berkala
- Peningkatan
sistem perawatan lingkungan
XI. PENUTUP
Kegiatan ini
merupakan bentuk nyata komitmen SMPN 270 Jakarta dalam menjaga keselamatan dan
kenyamanan lingkungan sekolah. Dengan keterlibatan seluruh unsur pimpinan dan
tenaga kependidikan, kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan dampak
positif yang signifikan.
Diharapkan ke depan
kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan pihak
terkait, sehingga lingkungan sekolah tetap aman, asri, dan kondusif.
Jakarta,
11 April 2016
Mengetahui,
Kepala
SMPN 270 Jakarta Kasatpel
SMPN 270 Jakarta
Siti
Aminah, M.Pd RUSDIYANTO














-500x375.jpeg)